Advertisement

Main Ad

Seri Diskusi Girang #23: Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi

 


Selamat pagi, Sobat Girang, di masa pandemi dan kebijakan social distancing membuat kita melakukan segala sesuatu di rumah. Mulai dari kerja, belajar, dan beraktivitas, semuanya dilakukan di rumah. Dengan pemberlakuan peraturan itu, internet menjadi satu-satunya penghubung kita dengan dunia luar.

Dilansir dari tekno.kompas.com, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat bila selama pandemi ini, pemakaian internet meningkat sebesar 40 persen. Penggunaan internet yang sebelumnya banyak dilakukan di perkantoran, sekarang banyak dilakukan di rumah dan angkanya ada di kisaran 30 persen.

Sementara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sepanjang Januari hingga Agustus 2020, ada 190 juta upaya serangan siber di Indonesia, naik lebih dari empat kali lipat dibanding periode yang sama pada tahun yang tercatat sebelumnya yang ada di kisaran 39 juta saja. Angka terbanyak dicatat terjadi pada Agustus 2020, di mana BSSN mencatat serangan siber ada di kisaran angka 63 juta, jauh lebih tinggi dibanding Agustus 2019 yang hanya ada di angka 5 juta.

Nah, catatan BSSN ini merupakan "upaya kejahatan". Bukan serangan siber yang berhasil terjadi. Parameter yang dinilai BSSN sebagai serangan siber adalah kegiatan peretas yang melakukan scanning pada port situs yang terbuka dengan mengirimkan paket SYN scan.  

Lalu, bagaimana hukum melihat kejahatan siber ini dan bagaimana cara kita melindungi data pribadi kita? Yuk, gabung di Seri Diskusi Girang ke-23 bersama Dosen Fakultas Hukum Untirta, Aliyth Prakarsa pada Kamis, 5 November 2020 pukul 14.00 s.d 16.00 WIB melalui Zoom.

Sobat girang bisa mendaftarkan diri melalui link: bit.ly/seridiskusigirang23 atau linktr.ee/seridiskusigirang.

Kalau ketinggalan seri diskusi sebelumnya, silakan akses Youtube Channel Laboratorium Banten Girang, ya.

Seri Diskusi Girang ini dipersembahkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten bekerja sama dengan Laboratorium Banten Girang, Ikatan Pustakawan Indonesia dan Biem.co.



 



Post a Comment

0 Comments