Pertemuan Kedua Dalam Kepala Irma


Oleh Irma Maulani
Editor: Uthera Kalimaya


Hari ini, Jumat (23/12/2016) adalah pertemuan kedua kelas Laboratorium Banten Girang. Peserta yang hadir sekitar 30 orang lebih. Kelas dimulai pukul 14.00 WIB. Kami membahas tentang "Apa dan siapa itu Aktor?" dengan pemateri Kang Peri Sandi Huizche. Saya dan teman-teman mendengarkan dengan saksama apa yang pemateri sampaikan tentang dunia keaktoran. Setelah panjang lebar membahas tentang dunia keaktoran, lalu pemateri melontarkan pertanyaan pada saya.

"Apa yang kamu bayangkan tentang seorang guru?"




Saya diam sebentar, rada bingung dan grogi juga sih mau jawab apa, ya udah saya jawab aja apa yang ada di otak saya.
"Ngajar, berada di sekolah, pakaiannya rapi, pake kacamata, pake sepatu, bawa spidol, bawa penghapus," jawab saya.
Lalu pemateri menjelaskan lagi tentang aktor, saya tidak begitu paham yang ia bicarakan. Tapi kayaknya intinya tuh gini:
Seorang aktor itu harus jelas asal-usulnya. Semisal seorang guru, guru yang mana dulu. Guru ngajikah? Ngaji apa? Ngaji kitab? Kitab apa? Jadi, harus ditelusuri lebih dalam, jangan universal. Kan kalo gitu umum banget.

Nah, dari sini saya mengerti ini pelajaran begitu berharga sekali. Agar saya tidak mudah dipengaruhi orang.

Stanislavski  Sosiologis, biologis, antropologis, pskilogis.
Tubuh  Tubuh sakral, tubuh natural, tubuh mekanik, tubuh metaforik.
Peristiwa pertunjukan  pemain → penonton
Tubuh (fisik) → kebatinan, kecerdasan→latihan keaktoran.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar