Launching Laboratorium Banten Girang


16/12/2016

Di pertemuan pertama ini, selain perkenalan, para peserta juga diajak mengenal situs Banten Girang. Fasilitator Radjimo, mengarahkan para peserta pada ranah penelitian, Peri Sandi Huizche mengarahkan pada konteks kesenian, sementara Niduparas Erlang mengajak peserta pada ranah penulisan.

Penelitian dimaksudkan untuk mendapatkan data, diabadikan lewat tulisan dan diwacanakan dalam pertunjukan.

Pada launching ini juga, para peserta diajak menuliskan harapan dan aturan kelas. Hal ini dimaksudkan agar para peserta memiliki keterlibatan langsung dalam proses belajar. Peserta juga diajak mengenal sejarah Banten Girang sekaligus melihat langsung artefaknya.
Untuk pertemuan selanjutnya, pada Jumat 23 Desember 2016, para peserta akan diajak mengenal 'Apa dan Siapa Aktor?'. Selain itu, akan dibahas juga mengenai 'Tubuh: Mekanik dan Metaforik' yang akan dipandu oleh Peri Sandi Huizche.

Tidak hanya itu, di Laboratorium Banten Girang juga diberlakukan upeti. Konsep upeti ini diambil dari konsep 'pipihare' (basa Sunda) atau 'papadangan' (basa Sunda). Upeti yang berlaku berupa makanan siap santap yang akan dinikmati oleh seluruh peserta. Saling mencicipi makanan yang dibawa menjadi jalan lain untuk memperkuat tali persaudaraan, bukan begitu saudara?



Berikut ini nama-nama peserta yang hadir pada launching Laboratorium Banten Girang, Jumat 16 Desember 2016 pukul 14.00 s.d 17.00 WIB
1. Mafrudoh
2. Nuaimah
3. Mastuhi
4. Siti Saiyah
5. Thara Andani
6. Syifa Unnisa
7. Rizal
8. Siti Nuraisyah
9. Fathul Rizkoh
10. Yayah Mardiah
11. Nani Alfiani
12. St. Fatimah Fz
13. Devi Fitriani AR
14. Irma Maulani
15. Tamara Maulani
16. Vivi Alfiah
17. Dewi Oktaviani
18. Mukiufi
19. A. Amrul M.
20. Arbaul Akbar
21. Latifudin Al-Islamy
22. Hendiyana
23. Ahmad Qomari
24. Mulki
25. Nida F.
26. Najla Putri Mawaddah
27. Avitasari Puspitaningrum
28. Tb. Rangga Sandjadirdja
29. Toha Rastafara

30. Omen Prayoga








Tidak ada komentar:

Posting Komentar